Jumat, 06 Desember 2013

6Pemuda Drop Out Sekolah yang Sukses Jadi Miliarder

Berikut 6 miliarder yang membuktikan gelar sarjana bukanlah satu-satunya jalan menuju sukses, melansir 

1. Matt Mullenwegsukses membangun WordPress
Mullenweg drop out dari University of Houston pada 2004 . Saat berumur 20 tahun, dia mulai mengembangkan mimpi awal WordPress dan dengan cepat mendapatkan banyak tawaran pekerjaan dari perusahaan-perusahaan teknologi .
Dia memutuskan meninggalkan bangku kuliah untuk bekerja di CNET, sebuah perusahaan di San Francisco, dengan dijanjikan ia bisa terus mengembangkan proyek sampingannya.
Dia sukses meninggalkan kuliah dengan menemukan Automattic, perusahaan di balik kesuksesan WordPress . WordPress sendiri mendapat 140 juta kunjungan per tahun dengan jumlah pekerja 140, sementara situs Automattic saat ini memiliki hampir setengah miliar pengunjung.

2. Arash Ferdowsi, pendiri DropBox yang kini bernilai US$ 4 miliar
Ferdowsi keluar dari Massachusetts Institute of Technology pada 2007 setelah tiga tahun sempat mengenyam pendidikan di kampus tersebut.
Dia meninggalkan sekolah tapi sukses menemukan DropBox , startup kecil yang mampu tumbuh cepat menjadi layanan yang digunakan ratusan juta orang.
Saat ini, Ferdowsi menjadi Chief Technology Officer dari perusahaannya dan menjadi multi jutawan pada usia 27.


3. Aaron Levie, membangun perusahaan perangkat lunak Box.net yang memiliki valuasi IPO mencapai US$ 3 miliar.
Saat Levie menjadi mahasiswa di University of Southern California, dia memiliki berbagai ide bersama rekannya Dylan Smith. Akhirnya, saat mengikuti sebuah kelas pemasaran, Levie mendapatkan gagasan membuat Box.net , sebuah sistem manajemen konten cloud.
Akhirnya, sebuah email keberuntungan datang dari Mark Cuban yang menawarkan pendanaan US$ 350 ribu bagi idenya, dan mereka pun tak terlihat kembali ke kampus sejak itu.
Perusahaan Levie mampu menggelar penawaran umum saham perdana (IPO) beberapa waktu lalu di tahun ini.

4. Mark Zuckerberg, sukse membangun Facebook menjadi jaringan sosial terbesar di dunia , dengan lebih dari satu miliar pengguna aktif bulanan.
Mark Zuckerberg sukses
membangun Facebook menjadi jaringan sosial terbesar di dunia, dengan lebih dari satu miliar pengguna aktif bulanan.
Zuckerberg keluar dari Harvard University pada tahun 2004 saat memasuki tahun kedua kuliah. Dia memutuskan pindah ke Silicon Valley dan bekerja penuh waktu di Facebook. Situs ini sukses meski pertama kali diluncurkan dari kamar asrama pada bulan Februari 2004.
Facebook terus berkembang pesat sejak saat itu, dan berhasil melakukan go public pada musim gugur 2012 serta menjadi IPO perusahaan teknologi terbesar sepanjang masa dengan raupan dana US$ 16 miliar.
5. Stacey Ferreira, tweet balik dari Richard Branson yang menjadi investasi
Pada 2012 , Ferreira memutuskan untuk drop out dari Universitas New York ketika ia menerima kabar pengusaha pemilik Virgin, Richard Branson dan Jerry Murdock berniat berinvestasi di startup berbasis cloud miliknya, MySocialCloud.com.
Ferreira telah memulai bisnis dengan kakaknya, Scott , saat masih mengenyam pendidikan di tahun kedua bangku kuliah. Ketika ia melihat sebuah tweet dari Branson saat meminta orang untuk "menyumbangkan $ 2.000 bagi amal," membuka kesempatan dirinya bertemu Branson di Miami. Ferreira dan kakaknya memutuskan untuk meminjam uang dari orang tua mereka untuk pergi ke Miami.
Hasilnya, mereka mampu meyakinkan Branson yang mau berinvestasi dan bahkan mengajak rekannya Murdock.

6. David Karp, pencipta Tumblr menjadi situs ke-9 -yang paling banyak dikunjungi di Amerika Serikat
Lupakan kuliah , Karp bahkan tidak lulus SMA. Dia sudah seorang manajer produk di UrbanBaby, sebuah forum internet untuk orang tua pada usia 16.
Dia telah keluar dari SMA Bronx pada 2000 dan memutuskan sekolah di rumah pada 2001. Bahkan dia tidak pernah memperoleh ijazah sekolah tinggi.
Awalnya, ia mulai Davidville, fondasi pertama dari Tumblr. Situs ini dengan cepat menjadi sukses dan kini merupakan website nomor 9 yang paling banyak dikunjungi di Amerika Serikat. Karp sendiri memberikan nilai bagi dirinya sekitar US$ 200 juta.


What Should I Know about Propolis ?

Jika anda punya mata minus, kanker, tumor, diabetes, ginjal, paru paru, bronkitis, pikun, dan penyakit apa saja yang disebabkan oleh jamur, bakteri dan virus .. mungkin ini saat nya anda mencoba obat ini ...

di produksi dari air liur lebah, telah mendapatkan sertifikasi dari WHO, HMFA, ADAS award dll .. propolis banyak digunakan oleh para dokter, sebagai antibiotik alami .. POM SI 024 603 861


Sister Carole,  the "Litle Sister of the Poor", rumah perawatan di Lambeth, London.
Menemukan bahwa Propolis dapat berguna bagi penderita Alzheimer (pikun) , Seorang pasien mempunyai penyakit dada yang sering kambuh, dan penyakit ini tidak bereaksi terhadap antibiotik, sehingga dia memberinya propolis yang terkenal mempunyai kemampuan sebagai antibiotik alamiah. Hanya dalam beberapa hari, masalahnya hilang, tetapi lebih dari itu, Suster Carole memperhatikan bahwa terdapat kemajuan yang luar biasa dalam kesehatan pasien itu secara keseluruhan. Pasien itu adalah penderita Alzheimer dan setelah perawatan dengan Propolis dia menjadi lebih tanggap, lebih ingin tahu dengan apa yang terjadi di sekitarnya dan bahkan mulai berkomunikasi dan berinteraksi dengan para suster dan pasien yang lain.
"Saya tidak mengatakan bahwa saya telah menemukan obat Alzheimer, tetapi hasil yang ditunjukkan benar benar luar biasa", kata Suster Carole. "
Perbaikan dari kondisi pasien secara bertahap dan positif, saya pikir Propolis dapat membantu penderita Alzheimer. Alam telah memberi kita segala yang dapat digunakan untuk menyembuhkan diri kita, tetapi kita sering kali lupa dan mencari penyembuhan di tempat yang salah"

Philip Wander,   dokter gigi dari Machester
"Saya telah merawat lebih dari 50 kasus luka/masalah di bagian mulut dengan propolis. Cairan ini benar benar berguna karena dapat dioleskan pada bagian dimana bahan lain tidak begitu efektif menempel pada berbagai bagian di dalam mulut"

Di Austria, Dr. Franz K. Fleks di Klosterneuburg Hospital melakukan test propolis pada pasien yang luka lambung dan usus duabelas jari. Satu grup diberi pengobatan standard, sementara grup yang lain mendapat tetesan 5% ekstrak propolis dalam air, tiga kali sehari sebelum makan. Grup yang mendapat propolis rasa sakitnya hilang dalam 3 hari, tetapi hanya 10 orang dari grup satunya yang menerima pengobatan standard yang rasa sakitnya hilang dalam jangka waktu yang sama. Setelah 10 hari, tidak ada luka yang dapat dideteksi pada 6 dari 10 orang yang menggunakan propolis.
 
gambar salah satu produk propolis
Dr. Felis juga merawa 15 orang pasien yang tidak tinggal di rumah sakit.
Hanya satu kasus yang kemudian harus di rawat inap, sementara perbandingan dengan kelompok lain, dari 17 orang pasien yang tidak mengkonsumsi propolis
11 orang ternyata perlu rawat inap di rumah sakit.

Pada test yang lain dimana pasien sudah masuk rumah sakit, Dr. Feiks menggunakan propolis sebagai pengganti dari pengibatan konvensional terhadap
198 dari 294 pasien. 90% dari grup propolis ini terbebas gejala penyakit setelah 2 minggu.


harga : 100.000 (6 ml)

-Hilal- 0812 969 3022