What Should I Know about Propolis ?
Jika
anda punya mata minus, kanker, tumor, diabetes, ginjal, paru paru, bronkitis,
pikun, dan penyakit apa saja yang disebabkan oleh jamur, bakteri dan virus ..
mungkin ini saat nya anda mencoba obat ini ...
di
produksi dari air liur lebah, telah mendapatkan sertifikasi dari WHO, HMFA,
ADAS award dll .. propolis banyak digunakan oleh para dokter, sebagai
antibiotik alami .. POM SI 024 603 861
Sister Carole, the "Litle Sister of the Poor",
rumah perawatan di Lambeth, London.
Menemukan bahwa Propolis dapat berguna
bagi penderita Alzheimer (pikun) , Seorang pasien mempunyai penyakit dada yang
sering kambuh, dan penyakit ini tidak bereaksi terhadap antibiotik, sehingga
dia memberinya propolis yang terkenal mempunyai kemampuan sebagai antibiotik
alamiah. Hanya dalam beberapa hari, masalahnya hilang, tetapi lebih dari itu,
Suster Carole memperhatikan bahwa terdapat kemajuan yang luar biasa dalam
kesehatan pasien itu secara keseluruhan. Pasien itu adalah penderita Alzheimer
dan setelah perawatan dengan Propolis dia menjadi lebih tanggap, lebih ingin
tahu dengan apa yang terjadi di sekitarnya dan bahkan mulai berkomunikasi dan
berinteraksi dengan para suster dan pasien yang lain.
"Saya tidak mengatakan bahwa saya
telah menemukan obat Alzheimer, tetapi hasil yang ditunjukkan benar benar luar
biasa", kata Suster Carole. "
Perbaikan
dari kondisi pasien secara bertahap dan positif, saya pikir Propolis dapat
membantu penderita Alzheimer. Alam telah memberi kita segala yang dapat
digunakan untuk menyembuhkan diri kita, tetapi kita sering kali lupa dan
mencari penyembuhan di tempat yang salah"
Philip
Wander, dokter gigi dari Machester
"Saya
telah merawat lebih dari 50 kasus luka/masalah di bagian mulut dengan propolis.
Cairan ini benar benar berguna karena dapat dioleskan pada bagian dimana bahan
lain tidak begitu efektif menempel pada berbagai bagian di dalam mulut"
Di
Austria, Dr. Franz K. Fleks di Klosterneuburg Hospital melakukan test propolis
pada pasien yang luka lambung dan usus duabelas jari. Satu grup diberi
pengobatan standard, sementara grup yang lain mendapat tetesan 5% ekstrak
propolis dalam air, tiga kali sehari sebelum makan. Grup yang mendapat propolis
rasa sakitnya hilang dalam 3 hari, tetapi hanya 10 orang dari grup satunya yang
menerima pengobatan standard yang rasa sakitnya hilang dalam jangka waktu yang
sama. Setelah 10 hari, tidak ada luka yang dapat dideteksi pada 6 dari 10 orang
yang menggunakan propolis.
Dr.
Felis juga merawa 15 orang pasien yang tidak tinggal di rumah sakit.
Hanya
satu kasus yang kemudian harus di rawat inap, sementara perbandingan dengan
kelompok lain, dari 17 orang pasien yang tidak mengkonsumsi propolis
11
orang ternyata perlu rawat inap di rumah sakit.
Pada
test yang lain dimana pasien sudah masuk rumah sakit, Dr. Feiks menggunakan
propolis sebagai pengganti dari pengibatan konvensional terhadap
198
dari 294 pasien. 90% dari grup propolis ini terbebas gejala penyakit setelah 2
minggu.
harga
: 100.000 (6 ml)
-Hilal-
0812 969 3022


Tidak ada komentar:
Posting Komentar