Jumat, 06 Desember 2013

What Should I Know about Propolis ?

Jika anda punya mata minus, kanker, tumor, diabetes, ginjal, paru paru, bronkitis, pikun, dan penyakit apa saja yang disebabkan oleh jamur, bakteri dan virus .. mungkin ini saat nya anda mencoba obat ini ...

di produksi dari air liur lebah, telah mendapatkan sertifikasi dari WHO, HMFA, ADAS award dll .. propolis banyak digunakan oleh para dokter, sebagai antibiotik alami .. POM SI 024 603 861


Sister Carole,  the "Litle Sister of the Poor", rumah perawatan di Lambeth, London.
Menemukan bahwa Propolis dapat berguna bagi penderita Alzheimer (pikun) , Seorang pasien mempunyai penyakit dada yang sering kambuh, dan penyakit ini tidak bereaksi terhadap antibiotik, sehingga dia memberinya propolis yang terkenal mempunyai kemampuan sebagai antibiotik alamiah. Hanya dalam beberapa hari, masalahnya hilang, tetapi lebih dari itu, Suster Carole memperhatikan bahwa terdapat kemajuan yang luar biasa dalam kesehatan pasien itu secara keseluruhan. Pasien itu adalah penderita Alzheimer dan setelah perawatan dengan Propolis dia menjadi lebih tanggap, lebih ingin tahu dengan apa yang terjadi di sekitarnya dan bahkan mulai berkomunikasi dan berinteraksi dengan para suster dan pasien yang lain.
"Saya tidak mengatakan bahwa saya telah menemukan obat Alzheimer, tetapi hasil yang ditunjukkan benar benar luar biasa", kata Suster Carole. "
Perbaikan dari kondisi pasien secara bertahap dan positif, saya pikir Propolis dapat membantu penderita Alzheimer. Alam telah memberi kita segala yang dapat digunakan untuk menyembuhkan diri kita, tetapi kita sering kali lupa dan mencari penyembuhan di tempat yang salah"

Philip Wander,   dokter gigi dari Machester
"Saya telah merawat lebih dari 50 kasus luka/masalah di bagian mulut dengan propolis. Cairan ini benar benar berguna karena dapat dioleskan pada bagian dimana bahan lain tidak begitu efektif menempel pada berbagai bagian di dalam mulut"

Di Austria, Dr. Franz K. Fleks di Klosterneuburg Hospital melakukan test propolis pada pasien yang luka lambung dan usus duabelas jari. Satu grup diberi pengobatan standard, sementara grup yang lain mendapat tetesan 5% ekstrak propolis dalam air, tiga kali sehari sebelum makan. Grup yang mendapat propolis rasa sakitnya hilang dalam 3 hari, tetapi hanya 10 orang dari grup satunya yang menerima pengobatan standard yang rasa sakitnya hilang dalam jangka waktu yang sama. Setelah 10 hari, tidak ada luka yang dapat dideteksi pada 6 dari 10 orang yang menggunakan propolis.
 
gambar salah satu produk propolis
Dr. Felis juga merawa 15 orang pasien yang tidak tinggal di rumah sakit.
Hanya satu kasus yang kemudian harus di rawat inap, sementara perbandingan dengan kelompok lain, dari 17 orang pasien yang tidak mengkonsumsi propolis
11 orang ternyata perlu rawat inap di rumah sakit.

Pada test yang lain dimana pasien sudah masuk rumah sakit, Dr. Feiks menggunakan propolis sebagai pengganti dari pengibatan konvensional terhadap
198 dari 294 pasien. 90% dari grup propolis ini terbebas gejala penyakit setelah 2 minggu.


harga : 100.000 (6 ml)

-Hilal- 0812 969 3022

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar